Satu Bulan Mengabdi, KKN UMK Tinggalkan Kesan di Desa Kramat

13 Agustus 2026 11:08:22

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muria Kudus (UMK) resmi mengakhiri rangkaian kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Kramat melalui acara penarikan mahasiswa KKN yang dilaksanakan pada Rabu (12/08) di Kantor Balai Desa Kramat. Kegiatan tersebut menjadi momentum refleksi atas pelaksanaan berbagai program kerja selama satu bulan, sekaligus menjadi ajang silaturahmi antara mahasiswa KKN, Pemerintah Desa Kramat, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), masyarakat, serta Dosen Pembimbing Lapangan (DPL).

Dalam sambutannya, Wakil BPD Desa Kramat, Yusuf Istanto, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada UMK yang telah memilih Desa Kramat sebagai lokasi pelaksanaan KKN. Menurutnya, kehadiran mahasiswa memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, salah satunya melalui pendampingan kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam pemasangan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). Ia menilai, pemanfaatan sistem pembayaran digital merupakan bagian dari perkembangan zaman yang perlu diikuti oleh masyarakat, terutama pelaku usaha. Di samping memberikan kontribusi melalui program kerja, mahasiswa juga diharapkan mampu menjadikan KKN sebagai ruang untuk belajar, berbaur, dan membangun komunikasi dengan masyarakat. “Kalau belajar, insyaallah banyak yang menerima, tetapi kalau menggurui, banyak warga yang menolak,” ujarnya. Atas nama masyarakat Desa Kramat, ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama pelaksanaan KKN terdapat kekurangan dalam menerima maupun mendampingi mahasiswa.

Sementara itu, Kepala Desa Kramat, Budi Himawan, menegaskan bahwa berakhirnya masa KKN bukanlah sebuah perpisahan, melainkan menjadi awal untuk terus menjaga silaturahmi. Ia berharap selama berada di Desa Kramat, mahasiswa memperoleh pengalaman dan kesan yang dapat menjadi bekal dalam kehidupan bermasyarakat. Pemerintah Desa Kramat turut menyampaikan apresiasi atas berbagai program yang telah dilaksanakan, khususnya kegiatan yang berkaitan dengan digitalisasi serta keterlibatan mahasiswa dalam mendukung peliputan TVRI Jawa Tengah di Desa Kramat.

Dalam pesannya kepada mahasiswa, Kepala Desa berpesan agar mahasiswa senantiasa menjaga sikap dan etika, membangun hubungan yang baik dengan sesama anggota KKN maupun seluruh masyarakat, serta memiliki semangat untuk terus belajar. Menurutnya, kemampuan menjaga hubungan dan bekerja sama selama pelaksanaan KKN merupakan pengalaman penting yang akan menjadi bekal ketika mahasiswa nantinya kembali terjun ke tengah masyarakat setelah menyelesaikan pendidikan. Ia juga menyampaikan permohonan maaf karena selama pelaksanaan KKN belum dapat memberikan pendampingan secara maksimal. Meski demikian, hingga kegiatan berakhir, seluruh rangkaian KKN dapat berjalan dengan baik dan tidak terdapat permasalahan antara mahasiswa dengan masyarakat.

Lebih lanjut, Budi Himawan mengingatkan mahasiswa untuk senantiasa menjadi pribadi yang rendah hati serta tidak menjadikan pengakuan atau validasi dari orang lain sebagai tujuan utama. Menurutnya, kemampuan dan kualitas seseorang pada akhirnya akan terlihat melalui kinerja serta kontribusi nyata yang diberikan kepada lingkungan. Ia mengajak mahasiswa untuk belajar dari berbagai sosok yang mampu memberikan kontribusi besar tanpa harus menonjolkan dirinya. “Jangan melihat seseorang dari penampilannya,” pesannya. Ia menekankan bahwa tidak selamanya seseorang memiliki pengetahuan yang lebih tinggi dibandingkan orang lain dan tidak ada manusia yang sempurna. Setelah kembali ke kampus, mahasiswa diharapkan dapat fokus menyelesaikan pendidikan dan menjalankan tanggung jawab dengan sebaik-baiknya.

Pesan tersebut sejalan dengan semangat Desa Kramat melalui visi “Kramat Hebat Bermartabat”. Menurut Kepala Desa, menjadi pribadi yang hebat harus diiringi dengan sikap dan martabat yang baik. Kehebatan tanpa disertai nilai, etika, dan tanggung jawab tidak akan memberikan makna yang utuh dalam kehidupan bermasyarakat.

Pada kesempatan yang sama, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Ir. Alvin Rainaldy Hakim, menyampaikan rasa syukur atas terselesaikannya seluruh rangkaian KKN dengan baik. Ia mengapresiasi kekompakan mahasiswa selama menjalankan program kerja sehingga seluruh kegiatan dapat terlaksana dengan aman dan lancar. Setelah menyelesaikan kegiatan KKN, mahasiswa akan kembali melanjutkan tahapan akhir perkuliahan, termasuk menghadapi ujian akhir. Oleh karena itu, ia memohon doa dan restu dari jajaran Pemerintah Desa Kramat serta seluruh masyarakat agar seluruh mahasiswa dapat menyelesaikan pendidikan dengan baik.

Atas nama mahasiswa KKN UMK, Ir. Alvin Rainaldy Hakim juga menyampaikan pamit serta ucapan terima kasih kepada Pemerintah Desa Kramat dan seluruh masyarakat yang telah menerima, mendampingi, serta memberikan ruang kepada mahasiswa untuk belajar dan mengabdi selama satu bulan.

Berakhirnya KKN UMK di Desa Kramat menjadi penutup dari satu bulan perjalanan pengabdian, pembelajaran, dan kebersamaan bersama masyarakat. Berbagai pengalaman yang diperoleh selama berada di tengah masyarakat diharapkan tidak berhenti sebagai bagian dari kegiatan akademik, tetapi menjadi bekal bagi mahasiswa untuk terus berkontribusi, menjaga etika, serta mengamalkan ilmu dalam kehidupan bermasyarakat.

 

Info Terbaru

10 AGU 2026 13:08:08
Desa Kramat menjadi lokasi peliputan TVRI Jawa Tengah selama dua...
10 APR 2026 10:04:35
Kramat, Kudus - Pemerintah Desa Kramat menggelar kegiatan Rembug...
27 MAR 2026 10:03:37
Kramat, Kudus — Pemerintah Desa Kramat turut serta dalam...

Info Lainnya